Selasa, 15 November 2011

Kesempatan

Kesempatan adalah sesuatu yang sebenarnya sering mendatangi kita...
Meski terkadang banyak orang berkata bahwa mendapatkan kesempatan itu tidaklah mudah...
Padahal kenyataannya adalah kesempatan itu selalu dan sering berada disekitar kita namun kitalah yang kadang melewatkannya.
Kita cenderung untuk menunggu datang padahal seharusnya kitalah yang meriah kesempatan itu dan menggenggamnya erat-erat.


Ada sebuah cerita legenda China mengenai "kesempatan".

Dahulu kala ada seorang dewa yang memiliki kelebihan memberikan kesempatan kepada manusia bumi untuk menjadi apa saja yang dia inginkan. Oleh karena itu Dewa ini di panggil Dewa Kesempatan oleh manusia di bumi.
Setiap hari Dewa kesempatan selalu turun ke bumi.

Dewa kesempatan ini memiliki ciri-ciri yang lain daripada yang lain.
Dia memakai pakaian seperti biksu namun kepalanya botak di belakang dan rambutnya panjang di kepang satu di depan menutupi mukanya.
Dewa kesempatan ini berjalan sangat cepat dan terkadang tidak berhenti sama sekali meski dia mendapati manusia membutuhkan pertolongannya.


Dewa kesempatan selalu melewati seluruh daerah di China dengan berjalan kaki, dan banyak sekali manusia bumi menunggu kedatangannya.


Suatu hari di sebuah desa di China ada seorang anak yang ingin ketemu dengan Dewa kesempatan dan harapannya hanya ingin merasakan menjadi Dewa satu jam saja. Anak ini ingin sekali bisa membantu manusia bumi yang mengalami kekeringan tanah karena hujan tidak turun.
Namun sayang banyak orang yang menghalangi langkahnya sehingga dia hanya bisa berdiri dibelakang punggung para orang dewasa dan dalam hatinya dia menyerah pasrah karena tidak mungkin bisa mendapatkan kesempatan dari sang Dewa kesempatan.

Dewa kesempatan pun tidak lama mengunjungi desa tersebut, dan dia melihat banyak orang menunggu dan mencoba untuk menyentuhnya. Orang-orang disana pun mencoba menangkap tubuh Dewa kesempatan namun tidak ada yang berhasil menjamahnya. Dewa kesempatan terus berjalan sangat cepat sambil berkata "Jangan Khawatir besok saya akan samapai disini pada saat/jam yang sama, cobalah untuk menangkap saya."


Orang-orang terus mencoba untuk menangkap sang dewa kesempatan, mereka mengejarnya dari belakang dan terus berusaha meraih kepala sang Dewa. Tapi mereka gagal dan gagal karena kepala sang Dewa sangat licin dan juga karena Dewa kesempatan sangat cepat dalam berjalan. 

Saat hampir samapi di ujung desa, tiba-tiba seorang anak melompat dari arah depan dan menangkap rambut sang Dewa kesempatan sehingga secara otomatis Dewa kesempatan pun menghentikan langkahnya. Dewa kesempatan sangat kaget melihat anak tersebut sehingga setelah anak itu menangkap rambutnya dia menggendong anak itu dan bertanya....
" Hai Nak apa yang kamu lakukan?"
" Aku hanya ingin memintamu untuk mengabulkan permintaanku sebentar saja."
" Lalu darimana kamu tahu tentang aku...?"
" Oh aku sangat ingin sekali sehingga aku terus berusaha mengikutimu kemana kamu pergi tapi aku tidak pernah bisa menemuimu karena aku kecil. Tapi yang aku tahu cara untuk menangkapmu adalah dengan memegang rambutmu."
" Wah..luar biasa....kenapa dari depan?"
" Supaya kamu bisa melihatku dan juga karena kepalamu yang licin sehingga sulit untukku menangkapmu. Hanya cara ini yang terlintas dipikiranku sehingga aku melakukannya dan ternyata kamu berhenti Dewa."
" Bagus anakku"


Dewa kesempatan tidak amrah ketika mengetahui alasan anak kecil tersebut namun dia malah tersenyum manis dan sangat gembira. Lalu dia berkata kepada semua orang di desa tersebut..

" Anak ini tahu bagaimana cara menangkapku padahal sampai saat ini aku tidak pernah menemukan orang dewasa bisa mendapatkan aku meski mereka lebih kuat dari anak ini."
" Anak ini memiliki kemampuan untuk berani ambil resiko untuk menangkapku dari depan sehingga dia mendapatkan apa yang dia inginkan."
"Mulai hari ini anak ini akan menjadi bagian dari aku, kesempatan yang aku punya akan aku berikan padanya. Kalian akan menemukannya dan menyebutnya sebagai "KEBERUTUNGAN"."


Lalu setelah Dewa kesempatan berkata begitu dia lalu menghilang beserta anak kecil tersebut.




Dari cerita diatas bisa di ambil maksud bahwa setiap kesempatan yng datang pada kita itu selalu ada hanya terkadang kitalah yang tidak bisa melihat atau tidak pernah mau untuk ambil resiko meraih kesempatan itu meski sebenarnya kesempatan itu sangat dekat dengan kita bahkan kita pernah memegangnya.


teman-teman teruslah berani mencoba dan teruslah berusaha mendapatkan yang kalian inginkan dengan giat berjuang dan berani untuk mengambil resiko.

Sebab selama tangan masih bisa meraih dan menggenggam dan napas masih menyatu dalam tubuh kita berarti kita selalu memiliki kesempatan itu hanya bagaimana kita mampu untuk meraihnya.


Terus berjuang dan terus bersemangat!!!



Jia You!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar